Arsip untuk ‘motivasi’ Kategori

Pimpinan Harvard

Juli 15, 2008

Sumber : unknown (kiriman email dari bos, mungkin temen-temen sudah pernah membaca artikel ini, dan ternyata setelah mencari di google, banyak sekali lho :D )

Seorang wanita yang mengenakan gaun pudar menggandeng suaminya yang berpakaian sederhana dan usang, turun dari kereta api diĀ  Boston , dan berjalan dengan malu-malu menuju kantor Pimpinan HarvardĀ  University .

Sesampainya disana sang sekretaris Universitas langsung mendapat kesan bahwa mereka adalah orang kampung, udik, sehingga tidak mungkin ada urusan di Harvard dan bahkan mungkin tidak pantas berada di Cambridge. (lagi…)

Kita adalah apa yang kita cari

Juni 1, 2008

Diambil dari : 8 etos kerja profesional

Diceritakan tentang Yudhistira dan Duryudana, saudara seperguruan yang kemudian saling berseteru dalam epik Mahabaratha, suatu hari sang guru menyuruh mereka turun gunung dan pergi ke sebuah desa.

Tugas mereka sama yaitu menemui penduduk desa sebanyak mungkin kemudian melaporkan kesan mereka tentang masyarakat.

Sore hari mereka menghadap sang guru.

Yudhistira berkata, “Semua orang yang aku temui memiliki sedikitnya satu kebaikan yang tidak aku miliki. Jadi aku merasa akulah orang terburuk di dunia.”

Sedangkan Duryudana lain lagi, “Semua orang yang aku temui memiliki sedikitnya satu keburukan yang tidak aku miliki. Jadi aku merasa akulah orang terbaik di dunia.”

*Carilah sesuatu yang baik, dengan baik

Value

Mei 21, 2008

Diambil dari : unknown

Ada 3 kaleng coca cola, ketiga kaleng tersebut diproduksi di pabrik yang sama. Ketika tiba hari, sebuah truk datang ke pabrik, mengangkut kaleng-kaleng coca cola dan menuju ke tiga tempat yang berbeda untuk pendistribusian.

Pemberhentian pertama adalah supermaket lokal. Kaleng coca cola pertama di turunkan disini. Kaleng itu dipajang di rak bersama dengan kaleng coca cola lainnya dan diberi harga Rp. 4.000.

Pemberhentian kedua adalah pusat perbelanjaan besar. Di sana , kaleng kedua itu diturunkan. Kaleng tersebut ditempatkan di dalam kulkas supaya dingin dan dijual dengan harga Rp. 7.500.

Pemberhentian terakhir adalah hotel bintang 5 yang sangat mewah. Kaleng coca cola ketiga diturunkan di sana . Kaleng ini tidak ditempatkan di rak atau di dalam kulkas. Kaleng ini hanya akan dikeluarkan jika ada pesanan dari pelanggan. Dan ketika keluarkan, kaleng ini dikeluarkan besama dengan gelas kristal berisi batu es. Semua disajikan di atas baki dan pelayan hotel akan membuka kaleng coca cola itu, menuangkannya ke dalam gelas & dengan sopan menyajikannya ke pelanggan. Harganya Rp. 60.000.

Sekarang, pertanyaannya adalah :
Mengapa ketiga kaleng coca cola tersebut memiliki harga yang berbeda padahal diproduksi dari pabrik yang sama, diantar dengan truk yang sama dan bahkan mereka memiliki rasa yang
sama ?

Lingkungan kita mencerminkan harganya kita. Lingkungan itu konon berbicara tentang RELATIONSHIP.

Apabila kita berada dilingkungan yang bisa mengeluarkan terbaik dari diri kita, maka kita akan menjadi cemerlang.
Tapi bila kita berada dilingkungan yang meng-kerdil-kan diri kita, maka kitapun berpotensi / dapat pula menjadi kerdil.

(Orang yang sama, bakat yang sama, kemampuan yang sama) + lingkungan yang berbeda = NILAI YANG BERBEDA.